Indonesia Kini Mengalami Kelangkaaan Minyak Goreng, Apa Penyebabnya?

indonesia mengalami Kelangkaan Minyak Goreng

Chakpedia – Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak nabati terbesar di dunia. Minyak sawit ini memiliki karakteristik yang unik sehingga dapat banyak dimanfaatkan, dapat diolah menjadi bebagai jenis kebutuhan pokok yang menunjang kehidupan sehari-hari bagi masyarakat dunia.

Perlu kita ketahui bahwa untuk di negara Indonesia ini  yang paling banyak penghasil kelapa sawit ialah terletak di pulau sumatera dan Kalimantan. Iklim tropis yang mendukung menjadikan kelapa sawit ini dapat tumbuh subur.

Walaupun Indonesia menjadi penghasil sawit terbesar di Indonesia, namun masih ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang melakukan pembalakan hutan dengan cara dibakar. Sehingga membuat polusi udara dan aktivitas manusia menjadi terbatas.

indonesia mengalami Kelangkaan Minyak Goreng

Pastinya pernah dengar berita mengenai kebakaran di hutan Sumatera atau Kalimantan? itu karena disebabkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab membakar hutan. Sedangkan untuk lahan yang dibakar tersebut memiliki tanah gambut sehingga mudah sekali menyebar. Hal tersebut yang menjadikan daerah Sumatera dan Kalimantan mudah ditanami kelapa sawit.

Indonesia Mengalami Kelangkaan Minyak Goreng

Walaupun Indonesia masuk dalam kategori penghasil sawit terbesar di Dunia tidak menutup kemungkinan adanya sesuatu hal yang terjadi, diantaranya disaat ini hampir diseluruh wilayah Indonesia mengalami Kelangkaan Minyak Goreng.

Sehingga menyebabkan harga minyak goreng melambung tinggi.  Faisal Basri (Ekonom Senior Universitas Indonesia (UI)) mengatakan bahwa konsumsi CPO didalam negeri yang sebelumnya didominasi oleh Industri Pangan, Kini menjadi Industri Biodiesel.

Sebelumnya pemerintah menerapkan sebuah kebijakan dengan harga eceran tertinggi pada minyak goreng dalam negeri berikisar pada harga Rp. 14.00 per liter. Pada penjualan CPO dalam negeri menerapkan harga tertinggi sebesar Rp. 9.500 per kg atau dalam bentuk minyak kisaran Rp. 10.300 per kg. sehingga dengan begitu harga minyak goreng menjadi paling tinggi di harga Rp. 14.00 per liter di kalangan masyarakat.

Penimbunan Minyak Goreng

Disaat ini kelangkaan minyak tengah menjadi sorotan, bahkan ada beberapa oknum nakal yang diduga menimbun minyak goreng di Sumatera Utara. Satgas Pangan Provinsi Sumut beberapa hari lalu menemukan sebanyak 1 juta kg minyak goreng yang ditimbun di 3 gudan di Deli Serdang.

indonesia mengalami Kelangkaan Minyak Goreng

Polda Sumut juga telah mendatangi ketiga gudang tersebut, dimana diketahui bahwa gudang tersebut milik 3 perusahaan yaitu PT. Indomarco Prismatama yang berada pada Jl. Industri, Tanjung Morawa, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tnk di jl Kawasan Industri, dan PT. Salim Ivomas Pratama Tbl yang berlokasi di Jl. Sudirman, Petapahan.

Diharapkan semoga kelangkaan minyak goreng ini tidak berlangsung lama dan segera membaik, dan dapat kembali pendistribusian secara normal dan harga yang bersahabat sehingga tidak mempersulit masyarakat yang ingin menggunakan minyak goreng ini.

Respon (16)

  1. nah. akhirnya ada artikel yang membahas tentang fenomena minyak goreng langka yang terjadi akhir akhir ini. terimakasih artikel yang mencerahkan

  2. Bener banget. Pertanyaan yg sama. Kenapa Indonesia memiliki kebun kelapa sawit yg luas tp bs kelangkaan… Smg tidak terjadi lg. Blm katanya gas mw langka jg. Masa segala langka haduh jd curhat hehe…

  3. Harusnya sih ada regulasi yg memisahkan stok minyak goreng utk ekspor, konsumsi dalam negeri & kebutuhan biodiesel.. mgkin udah ada, tp ada penyelewengan oleh bbrpa oknum & org2 d lapangan.. smoga cepet pulih ya

  4. Pastinya mas walaupun regulasi sudah dibedakan pastinya ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab bermain dibelakang sehingga sering terjadinya penyelewengan.

  5. Sangat kecewa sama penimbun minyak goreng yang menyebabkan naiknya harga minyak goreng. Semoga saja segera membaik dan stok mulai stabil kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *