Yuk Kenalan Dengan Sosok Calon Panglima TNI Baru

Panglima TNI

Chakpedia – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan nama calon Panglima TNI untuk menggantikan Jenderal TNI Andika Perkasa. Surat Presiden (Surpres) tersebut sudah disampaikan kepada DPR bertujuan untuk mendapatkan Persejutuan.

Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjadi calon tunggal dalam pengajuan nama Calon Panglima TNI yang akan menjadi pucuk pimpinan tertinggi di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam sejarah berdirinya TNI posisi panglima didominasi dari matra Angkatan Darat.

Panglima TNI

Jenderal Andika Perkasa di ganti? yaa benar Jenderal Andika Perkasa akan memasuki purnatugas pada 21 Desember 2024 mendatang. maka dari itu pengajuan nama calon Panglima TNI di segerakan.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno pun membenarkan KSAL Yudo Margono ditunjuk menjadi calon Panglima TNI Pengganti Jenderal Andika Perkasa.

Jabatan seorang Panglima TNI menjadi salah satu hal yang harus dipertimbangkan. Yang bisa menjadi seorang Panglima TNI ialah yang harus memiliki masa jabatan yang cukup panjang.

Sosok Calon Panglima TNI – KSAL Yudo Margono

Ketua DPR RI Puan Maharani telah mengumumkan nama calon Panglima TNI yang akan menggantikan Jenderal Andika Perkasa. Sosok tersebut berasal dari Matra Angkatan Laut dengan jabatan Kepala Staff Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Karir KSAL Yudo Margono

Dalam perjalanan karir di militer, pria kelahiran Madiun, Jawa Timur 26 November 1965 Yudo Margono dibesarkan sebagai Prajurit TNI AL di Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Penugasan awal selepas lulus dari Akademi Angkatan Laut (AAL) pada 1988, Yudo mendapat kepercayaan mengemban posisi sebagai Asisten Perwira Dicisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI Wihelmus Zakaria Johannes-332.

Selanjutnya ditunjuk sebagai Kepala Departemen Operasi KRI Ki Hajar Dewantara-364 dan perwira pelaksana (Palaksa) KRI Fatahillah-361. Setelah menjadi palaksa, karir militer terus naik sehingga dipercata menjadi Komandan KRI Pandrong-801, Komandan KRI Sutanto-877, dan Komandan KRI Ahmad Yani-351.

Setelah berpetualang mengarungi samudera bersama kapal perang, Yudo mendapatkan kesempatan untuk memegang tongkat komando di beberapa kesatuan Angkatan Laut.

Pada tahun 2004 – 2008, Yudo dipercaya mengemban Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tual dan Komandan Lanan Sorong pada 2008 -2010. Settelahnyam kembali menjabat Komandan Satuan Kapal Cepat (Satkat) Komando Armada Timur (Koarmatim) yang saat ini bernama Komando Armada II (Koarmada II) pada 2010 – 2011 dan Komandan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmatim pada tahun 2011 – 2012.

Selanjutnya Yudo kembali dipercaya menjadi Komandan Komando Latihan (Kolat) Komando Armada Barat (Koarmabar) yangkini bernama Koarmada I pada 2012 – 2014 dam Perwira Pembantu (Paban) II Operasi Latihan Staff Operasi TNI AL pada 2014 – 2015.

Selanjutnya, ia ditunjuk menjadi Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) I Belawan pada tahun 2015 – 2016. Kepala Staff Komando Armada Republik Indonesia Wilayah Barat (Koarmabar) pada tahun 2016 – 2017, dan Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil) pada 2014 – 2018.

Karier militer Yudo pun terus meroket dengan menduduki beberapa jabatan strategis di lingkungan TNI AL lainnya, antara lain Panglima Komando Armada pada tahun 2018-2019 dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) pada tahun 2019 – 2020.

Ketika menjabat Pangkogabwilhan I nama Yudo kini semakin kian akrab ditelinga masyarakat yang dimana terlibat langsung dalam memantau kehadiran kapal asing yang melanggar karena memasuki Wilayah Natuna, Kepulauan Riau, pada 2020. Usai menjabat Pangkogabwilhan I, Yudo Margono kemudian dilantik oleh Presiden menjabat KSAL pada tahun 2020 hingga saat ini.

Itu tadi ulasan mengenai calon Panglima TNI yang akan mengganti Jenderal Andika Perkasa dan biodata atau Profil KSAL Yudo Margono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *