Chakpedia – Suasana yang semula tenang mendadak berubah jadi kepanikan massal. Kamis siang (1/5) yang cerah itu, Ayani Megamall, pusat perbelanjaan terbesar di Pontianak, Kalimantan Barat, mendadak diselimuti asap tebal. Aroma terbakar menyengat. Teriakan pengunjung dan karyawan memecah keheningan. Api mulai menjalar. Kebakaran Ayani Megamall jadi kenyataan mengerikan yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.
Api Muncul dari Dalam Toko, Kepanikan Tak Terhindarkan
Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kobaran api berasal dari salah satu toko perabotan di dalam mall. Dalam hitungan menit, asap pekat memenuhi lorong-lorong dan menghalangi pandangan. Puluhan pengunjung berhamburan keluar, berteriak, menangis, dan mencoba menyelamatkan diri. Beberapa karyawan terlihat membantu evakuasi sambil menutup hidung dengan kain basah.
“Tiba-tiba saja listrik padam dan bau terbakar langsung menyengat. Kami semua lari,” ujar salah satu pengunjung yang tak mau disebutkan namanya.
Petugas Damkar Bergerak Cepat, Operasional Mall Sempat Dihentikan
Begitu menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung menuju lokasi. Dengan sigap, mereka mengendalikan api agar tidak menyebar ke seluruh bangunan. Evakuasi dilakukan dengan penuh kewaspadaan. Sempat terdengar bunyi ledakan kecil, diduga dari peralatan elektronik yang terkena panas.
Untuk memastikan keamanan, operasional Ayani Megamall dihentikan sementara. Seluruh pengunjung dan pegawai dievakuasi keluar bangunan. Pihak mall bekerja sama dengan aparat keamanan dan pemadam untuk mengamankan area.
Api Padam, Tapi Ketegangan Masih Terasa
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas berhasil memadamkan api dan mengamankan titik api utama. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Asap yang tersisa masih menyelimuti beberapa bagian mall, menambah suasana mencekam pasca kejadian.
Meski aktivitas sudah perlahan kembali normal pada sore harinya, trauma masih membekas di benak banyak orang. Beberapa pengunjung bahkan mengaku enggan kembali dalam waktu dekat.
Investigasi Penyebab Kebakaran Masih Berlangsung
Pihak berwenang kini tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Dugaan awal menyebutkan adanya korsleting listrik di dalam toko yang terbakar. Pihak manajemen Ayani Megamall menyatakan akan meningkatkan sistem keamanan dan keselamatan, termasuk memeriksa ulang instalasi listrik seluruh gedung.
“Keselamatan pengunjung adalah prioritas kami. Kami akan pastikan hal seperti ini tidak terulang,” kata perwakilan manajemen dalam konferensi pers singkat.
Insiden kebakaran di Ayani Megamall menjadi pengingat betapa pentingnya sistem keamanan dan kewaspadaan di ruang publik. Meski api telah padam, bayang-bayang ketakutan masih menyelimuti warga Pontianak. Semoga investigasi cepat selesai dan langkah pencegahan bisa segera diterapkan agar tragedi serupa tak terjadi lagi.







