Chakpedia – Buat kamu yang sedang semangat memperbanyak ibadah, jangan sampai melewatkan salah satu puasa sunah paling istimewa: Puasa Arafah. Selain penuh pahala, puasa ini juga punya sejarah yang dalam dan penuh makna.
Yuk, kita bahas niat puasa Arafah dan sejarahnya dengan gaya santai tapi tetap berbobot!
Apa Itu Puasa Arafah?
Puasa Arafah adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Puasa ini sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang berhaji.
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
(HR. Muslim)
Bayangkan, cuma satu hari puasa, tapi pahalanya luar biasa besar. Ini adalah salah satu amalan yang paling dinanti di bulan Dzulhijjah.
Niat Puasa Arafah (Lafal Arab & Artinya)
Sama seperti puasa sunah lainnya, niat puasa Arafah cukup di dalam hati. Tapi agar lebih mantap, kamu bisa melafalkannya seperti ini:
Niat Puasa Arafah:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ‘Arafata sunnatan lillāhi ta‘ālā
(Aku niat puasa Arafah sunah karena Allah Ta’ala)
🕓 Waktu niat: Sebaiknya dibaca pada malam hari sebelum puasa, tapi kalau lupa, masih boleh niat di pagi hari sebelum waktu zawal (tergelincir matahari) selama belum makan atau minum.
Sejarah Puasa Arafah: Bukan Sekadar Puasa
Puasa Arafah berkaitan erat dengan wukuf di Padang Arafah, salah satu rukun haji yang terjadi pada tanggal 9 Dzulhijjah. Saat jutaan jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk berdoa dan bermunajat, umat Islam di seluruh dunia dianjurkan berpuasa sebagai bentuk solidaritas spiritual.
Nama “Arafah” sendiri berasal dari kata “عرف” (arafa) yang berarti “mengetahui” atau “mengenali”. Konon, tempat ini adalah tempat Nabi Adam dan Hawa bertemu kembali setelah diturunkan ke bumi. Di sinilah mereka saling mengenal (ta’aruf), lalu memohon ampun kepada Allah. Maka dari itu, Arafah juga dikenal sebagai tempat pengampunan dan doa yang mustajab.
Keutamaan Puasa Arafah
- Menghapus dosa dua tahun (tahun lalu & tahun yang akan datang)
- Mendekatkan diri pada Allah
- Mengikuti sunnah Rasulullah SAW
- Menjadi bagian dari 10 hari terbaik dalam Islam
Bolehkan Jamaah Haji Puasa Arafah?
Jamaah haji tidak dianjurkan untuk berpuasa Arafah, karena mereka sedang menjalankan ibadah fisik yang berat di Arafah. Bahkan Nabi Muhammad SAW sendiri tidak berpuasa saat wukuf. Beliau lebih memilih fokus berdoa dan berdzikir sepanjang hari itu.
Tips Menjalankan Puasa Arafah dengan Maksimal
- ✅ Bangun sahur tepat waktu dan pilih makanan bernutrisi
- ✅ Luangkan waktu untuk doa dan dzikir
- ✅ Hindari aktivitas berat yang bikin lelah berlebihan
- ✅ Perbanyak baca Qur’an dan sedekah
- ✅ Jangan lupa berbuka dengan yang manis
Kapan Puasa Arafah Tahun Ini?
Tergantung pada penetapan tanggal 1 Dzulhijjah oleh pemerintah atau ormas Islam. Biasanya puasa Arafah jatuh sehari sebelum Idul Adha, jadi pantau pengumuman resmi agar kamu nggak kelewat!
Yuk, Amalkan Puasa Arafah!
Puasa Arafah bukan cuma soal menahan lapar, tapi tentang kesadaran spiritual, menghapus dosa, dan meraih pahala besar dalam waktu singkat. Jadi, jangan sampai terlewat ya!
“Satu hari puasa, dua tahun dosa terhapus. Masih mau lewatin?”







